
Lazismu Kalbar resmi meluncurkan program Beasiswa Pelatihan Kerja Lanterna Entrepreneurship for Women and Disability — hari pertama dibuka dengan sesi pengenalan potensi kripik lokal ubi jalar sebagai peluang usaha nyata.
Pontianak — Lazismu Kalimantan Barat secara resmi menyelenggarakan Beasiswa Pelatihan Kerja Lanterna Entrepreneurship for Women and Disability, sebuah program pemberdayaan ekonomi yang menyasar kelompok perempuan dan penyandang disabilitas di wilayah Kalimantan Barat. Hari pertama pelaksanaan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh sejumlah peserta terpilih.
Sebagai lembaga amil zakat resmi di bawah naungan Muhammadiyah, Lazismu Kalimantan Barat merancang program ini sebagai wujud nyata pengelolaan dana sosial yang berdampak. Bekerja sama dengan Lanterna Social Project, Mitra Edukasi Berdaya, Teach4Hope, dan Master UMKM, Lazismu Kalbar memastikan peserta mendapatkan pelatihan berkualitas dari fasilitator berpengalaman.
Sesi perdana berfokus pada pengenalan potensi kripik lokal, terutama ubi jalar dan berbagai turunan produknya. Materi ini membuka wawasan peserta mengenai peluang usaha berbasis bahan pangan lokal yang bernilai ekonomi tinggi, mudah diproduksi, dan berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi UMKM berdaya saing.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Narasumber menyampaikan materi dengan pendekatan praktis, dilengkapi diskusi kelompok yang menggali ide dan potensi usaha peserta. Para peserta tampak bersemangat dan aktif terlibat sepanjang sesi.
