Pontianak β Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Barat melaksanakan aksi kemanusiaan dengan menggalang dana untuk korban bencana di Sumatera. Aksi ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 3β4 Desember 2025, dan digelar di sejumlah titik lampu merah strategis di Kota Pontianak. Puluhan kader IMM terlibat secara langsung, turun ke jalan membawa kotak donasi, poster solidaritas, serta ajakan bagi masyarakat untuk membantu saudara-saudara yang tengah terdampak bencana.
Ketua DPD IMM Kalimantan Barat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat organisasi terhadap musibah yang menimpa masyarakat Sumatera. Menurutnya, IMM sebagai organisasi mahasiswa berbasis gerakan kemasyarakatan memiliki kewajiban moral untuk hadir membantu, terlebih ketika bencana menyebabkan banyak warga kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan logistik.
βIni bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga wujud nyata solidaritas. Kami ingin menunjukkan bahwa IMM selalu hadir di garis depan untuk kemanusiaan, kapan pun dan di mana pun,β ujarnya.
Aksi ini juga menjadi implementasi langsung dari amanat Muhammadiyah yang mendorong seluruh amal usaha serta organisasi otonomnya untuk berpartisipasi dalam penggalangan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana. Dengan dukungan masyarakat Pontianak yang antusias memberikan donasi, IMM menargetkan bantuan yang terkumpul dapat segera disalurkan melalui lembaga resmi agar sampai tepat sasaran.
Di lapangan, aksi berlangsung tertib dan penuh solidaritas. Para pengendara yang melintas merespons positif dengan menyisihkan sebagian rezeki mereka. Tidak sedikit pula masyarakat yang menyampaikan dukungan moral kepada para kader IMM yang menjalankan aksi ini dengan penuh keikhlasan.
DPD IMM Kalimantan Barat berharap kegiatan seperti ini dapat membangun budaya kepedulian yang lebih luas di masyarakat. Mereka juga mengimbau agar semua pihak terus memberikan dukungan bagi pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.
