Banjarmasin, 2026 – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) LazisMU tahun 2026 resmi digelar di Kalimantan Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran LazisMU di Indonesia untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan tata kelola keuangan, serta mengokohkan peran LazisMU sebagai lembaga filantropi Islam yang amanah dan berdampak bagi umat.
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Selatan, Prof. Dr. H. Ridhahani Fidzi, M.Pd., dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Rakernas dan menyampaikan terima kasih kepada LazisMU Pimpinan Pusat atas kepercayaannya menjadikan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas 2026.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada LazisMU Kalimantan Selatan. Semoga pelaksanaan Rakernas ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan sinergi seluruh elemen LazisMU di tanah air,” ujar Prof. Ridhahani Fidzi.
Rangkaian kegiatan Rakernas diawali dengan Expo LazisMU, yang menampilkan Bazar UMKM dari berbagai daerah. Kegiatan ini memberi ruang bagi pelaku usaha mikro untuk berpartisipasi dan memperkenalkan produk unggulan mereka. Muhammadiyah senantiasa konsisten memberikan perhatian terhadap pelaku ekonomi kecil yang kini tengah berjuang menghadapi tantangan perkembangan ekonomi.
“Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah ingin memastikan bahwa pelaku UMKM mendapatkan ruang dan dukungan nyata untuk berkembang. Setiap event nasional Muhammadiyah selalu memberikan tempat bagi mereka untuk mempromosikan usahanya,” tambahnya.
Setelah pembukaan Expo, kegiatan dilanjutkan dengan Rakernas LazisMU, Rakernas LPCR, serta peringatan 1 Abad Milad Muhammadiyah Kalimantan Selatan.
Ketua Badan Pengurus LazisMU Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais, M.IR., menyampaikan bahwa Rakernas tahun ini menjadi fase penting karena menandai berakhirnya periode Renstra LazisMU 2021–2025 dan dimulainya Renstra 2026–2030.
“Tahun ini merupakan fase transisi. Kami akan melakukan pengesahan Renstra LazisMU 2026–2030 dengan fokus pada penguatan kelembagaan, peningkatan keuangan, dan optimalisasi penghimpunan serta pendayagunaan dana,” jelasnya.
Sementara itu, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. H. Hilmi Latif, M.A., Ph.D., menegaskan bahwa Rakernas LazisMU tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga forum strategis dalam menyusun Rencana Anggaran dan Program Badan (RAPB) Tahunan, pengesahan Indeks Kinerja Layanan 2026, serta menyatukan langkah seluruh jaringan LazisMU di Indonesia.
Rakernas LazisMU 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antarwilayah, memperluas dampak sosial, dan meneguhkan semangat “Memberi untuk Negeri” sebagai wujud nyata pengabdian Muhammadiyah untuk kemaslahatan umat dan bangsa.
