Pelatihan Amil Lazismu Kabupaten Ketapang

Pada hari Jumat, 18 Juli 2025, Lazismu Kalimantan Barat sukses menyelenggarakan Pelatihan Amil Lazismu di Kabupaten Ketapang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan kapasitas amil zakat yang digagas oleh Lazismu wilayah Kalimantan Barat, sebagai upaya strategis dalam mencetak amil-amil yang profesional, berintegritas, dan memiliki komitmen tinggi dalam melayani umat.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Kabupaten Ketapang, yang terdiri atas para amil aktif serta calon-calon amil muda yang dipersiapkan untuk menjadi garda depan dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah di wilayah mereka masing-masing. Dengan menghadirkan pemateri-pemateri berkompeten dari Lazismu wilayah maupun tokoh-tokoh Muhammadiyah, pelatihan ini dikemas secara interaktif dan inspiratif, meliputi materi tentang dasar-dasar keamilan, manajemen zakat, nilai-nilai filantropi Islam, hingga strategi pemberdayaan masyarakat berbasis dana zakat.

Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk menumbuhkan semangat dan kepedulian para amil terhadap tugas mulia yang mereka emban. Tidak hanya sekadar sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam memperkuat kesadaran umat akan pentingnya menunaikan zakat serta peran strategis lembaga zakat dalam menciptakan keadilan sosial. Ditekankan pula pentingnya regenerasi amil, mengingat tantangan ke depan dalam dunia filantropi semakin kompleks dan menuntut kehadiran generasi muda yang siap melanjutkan estafet perjuangan.

Lazismu Kalimantan Barat berharap, dengan adanya pelatihan ini, akan tumbuh semangat baru di kalangan amil Lazismu Ketapang untuk terus belajar, berkembang, dan berinovasi dalam melayani masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat jaringan antaramil serta memperkuat sinergi antara Lazismu daerah dengan Lazismu wilayah dalam rangka memperluas manfaat dan dampak sosial program-program pemberdayaan yang dijalankan.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret Lazismu dalam memastikan keberlanjutan dan keberdayaan pengelolaan zakat di Kabupaten Ketapang, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berkeadilan.