PANEN SEMANGKA PETANI BINAAN LAZISMU KALIMANTAN BARAT DI SALATIGA, SAMBAS: LANGKAH NYATA MENUJU KEMANDIRIAN PETANI MODERN

Lazismu Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian. Salah satu langkah nyata tersebut terlihat dalam kegiatan panen semangka yang dilaksanakan bersama Kelompok Tani Muhammadiyah di Desa Sungai Toman Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas. Kegiatan ini merupakan hasil dari pelatihan jangka panjang terhadap petani lokal yang tergabung dalam program Master Tani (Masyarakat Terampil Tani).

Panen kali ini dikelola oleh salah satu petani binaan bernama Bapak Tesen. Beliau adalah sosok petani ulet dan konsisten yang telah menerima berbagai pelatihan serta pendampingan dari Lazismu Kalbar, mulai dari teknik budidaya, pemupukan organik, hingga pengelolaan hasil panen. Alhamdulillah, dari lahan yang digarapnya, panen semangka kali ini diperkirakan mencapai sekitar 1 ton — sebuah pencapaian yang menggembirakan yang tidak hanya membuat senang Tesen pribadi, namun juga menjadi inspirasi bagi petani lainnya di kawasan tersebut.

Semangka hasil panen memiliki kualitas yang baik, ukuran besar, serta rasa manis yang menjadi ciri khas produk lokal Sambas. Panen ini juga menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis pemberdayaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan dapat menghasilkan hasil yang konkret dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Lazismu Kalimantan Barat melalui program-program kemandiriannya berharap panen ini menjadi awal dari keberhasilan-keberhasilan berikutnya. Tidak hanya dari segi kuantitas, tetapi juga kualitas dan keinginan hasil pertanian. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah agar para petani mampu bertransformasi menjadi petani modern yang melek teknologi, memiliki kemampuan manajemen usaha pertanian yang baik, serta mampu mengakses pasar secara luas.

Selain aspek teknis, kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebersamaan dalam bekerja sama antarpetani. Semangat gotong royong, saling belajar, dan berbagi pengalaman menjadi modal sosial yang terus dibina oleh Lazismu Kalbar dalam setiap aktivitasnya.

Ke depan, Lazismu Kalimantan Barat akan terus memperluas cakupan petani binaan dan meningkatkan kualitas program pemberdayaan. Dengan sinergi antara lembaga, masyarakat, dan para petani, diharapkan terbentuknya ekosistem pertanian yang produktif, berdaya saing, dan mampu menopang ketahanan pangan daerah, bahkan nasional.